Andi diminta dipecat sebab memberikan pandangan umum yang mengusung Hatta Rajasa menjadi cawapres di Pilpres 2009. Sikap Andi ini bertentangan dengan keputusan rapat DPW PAN DKI pada 29 April.
"Kami meminta DPP PAN untuk menjatuhkan sanksi pemberhentian kepada Ketua DPW PAN sebagai wujud atas konsistensi pelanggaran partai. Kita tetap mendukung Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir untuk tetap maju menjadi cawapres," kata Wakil Sekretaris DPW DKI PAN, Azwan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Azwan mengatakan DPW DKI Jakarta menyesalkan berkembangnya isu yang menyebutkan Soetrisno Bachir mundur dari partai berlambang matahari biru itu.
"Perlu ditegaskan, kami tidak menolak siapa pun kader PAN yang maju menjadi cawapres baik Pak Hatta Rajasa maupun Soetrisno Bachir. Itu semua wewenang DPP dan bukan wewenang DPW untuk memutuskan," ujarnya.
Hatta Rajasa diusung menjadi cawapres SBY pada Rakernas PAN di Yogyakarta pada 2 Mei 2009. Hatta didukung 28 dari 32 DPW PAN. Ketua DPW PAN DKI Jakarta Andi Azhzar Cakrawijaya termasuk salah satu Ketua DPW yang memberikan pandangan umumnya. (aan/iy)










































