Usung Hatta Jadi Cawapres SBY, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Diminta Dipecat

Usung Hatta Jadi Cawapres SBY, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Diminta Dipecat

- detikNews
Jumat, 08 Mei 2009 16:50 WIB
Usung Hatta Jadi Cawapres SBY, Ketua DPW PAN DKI Jakarta Diminta Dipecat
Jakarta - Perpecahan Partai Amanat Nasional (PAN) tampaknya mulai berimbas ke Dewan Pimpinan wilayah (DPW). DPW PAN DKI Jakarta misalnya kini terbelah. Ketua DPW PAN DKI, Andi Anzhar Cakrawijaya bahkan dituntut diberhentikan.

Andi diminta dipecat sebab memberikan pandangan umum yang mengusung Hatta Rajasa menjadi cawapres di Pilpres 2009. Sikap Andi ini bertentangan dengan keputusan rapat DPW PAN DKI pada 29 April.

"Kami meminta DPP PAN untuk menjatuhkan sanksi pemberhentian kepada Ketua DPW PAN sebagai wujud atas konsistensi pelanggaran partai. Kita tetap mendukung Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir untuk tetap maju menjadi cawapres," kata Wakil Sekretaris DPW DKI PAN, Azwan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tuntutan ini disampaikan dia dalam jumpa pres di Apartemen Menteng Prada, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2009).

Azwan mengatakan DPW DKI Jakarta menyesalkan berkembangnya isu yang menyebutkan Soetrisno Bachir mundur dari partai berlambang matahari biru itu.

"Perlu ditegaskan, kami tidak menolak siapa pun kader PAN yang maju menjadi cawapres baik Pak Hatta Rajasa maupun Soetrisno Bachir. Itu semua wewenang DPP dan bukan wewenang DPW untuk memutuskan," ujarnya.

Hatta Rajasa diusung menjadi cawapres SBY pada Rakernas PAN di Yogyakarta pada 2 Mei 2009. Hatta didukung 28 dari 32 DPW PAN. Ketua DPW PAN DKI Jakarta Andi Azhzar Cakrawijaya termasuk salah satu Ketua DPW yang memberikan pandangan umumnya. (aan/iy)


Berita Terkait