"Sejauh kita tidak meminta anggaran tambahan ya berarti tidak perlu. Karena menurut laporan sekjen, kita ternyata sudah bisa menghemat Rp 1 triliun," kata Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (8/5/2009).
Hafiz mencontohkan penghematan itu antara lain anggaran untuk IT yang hanya menghabiskan Rp 20 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, kata dia, jika KPU meminta tambahan anggaran maka DPR menyarankan harus segera melaporkannya.
Menurut dia, sisa anggaran harus dikembalikan ke kas negara, dan tidak bisa digunakan. "Tetapi dapat direvisi sejauh dalam tahun yang sama. Sekarang kita sedang mengusahakan revisi dipa untuk menggunakan kembali sisa anggaran itu," kata Hafiz.
2 Putaran
KPU telah menyiapkan Pilpres berlangsung 2 putaran. "Makanya sudah ada tanggal kedua yaitu tanggal 8 September. Jadi semua persiapan termasuk pelelangan untuk 2 putaran semua. Tetapi, kalau bisa selesai 1 kali putaran ya alhamdulillah," kata Hafiz.
(aan/iy)










































