Pleno Alot, Sempat Ada Usulan PDIP Dukung Demokrat

Pleno Alot, Sempat Ada Usulan PDIP Dukung Demokrat

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 16:36 WIB
Pleno Alot, Sempat Ada Usulan PDIP Dukung Demokrat
Jakarta - Rapat pleno PDIP yang memutuskan tetap mencapreskan Megawati dikabarkan berlangsung alot. Hal itu dipicu keinginan sejumlah fungsionaris PDIP agar partai tersebut mendukung Partai Demokrat (PD).

"Rapat sempat alot karena ada yang ingin PDIP berkoalisi dengan Demokrat," ujar sumber detikcom yang juga hadir dalam rapat pleno yang digelar di kediaman Megawati, Jl Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (7/5/2009).

Sumber tersebut tidak mengungkapkan secara tegas siapa saja yang menginginkan PDIP berkoalisi dengan Demokrat. Yang jelas, kata sumber itu, orang tersebut dalam jajaran petinggi PDIP dan memiliki pengaruh yang kuat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keinginan itu karena ada tawaran yang menarik dari Partai Demokrat. Salah satunya PDIP akan mendapat jatah minimal 6 kursi di kabinet pemerintahan yang datang," ujarnya.

Namun akhirnya keinginan tersebut kandas. Sebab mayoritas peserta pleno tetap menginginkan PDIP mencalonkan Megawati sebagai capres. Hal ini sesuai dengan hasil Kongres di Bali beberapa waktu lalu.

Sekadar diketahui, Rabu 6 Mei, Mensesneg Hatta Rajasa mendatangi kediaman Megawati di Teuku Umar. Diduga kuat, kedatangan Hatta terkait tugas khusus dari SBY untuk melobi PDIP. Terlebih, kedatangan pria berambut perak ini disambut langsung oleh Ketua Dewan Pembina PDIP Taufiq Kiemas dan Sekjen PDIP Pramono Anung.

Namun sinyalemen itu dibantah tegas oleh Hatta. Menurutnya, kedatangannya ke Teuku Umar sama sekali bukan urusan politik apalagi koalisi menjelang pilpres 2009.

"Saya hanya membicarakan status rumah Mega. Tidak ada pembicaraan politik," kata Hatta kepada detikcom.

(djo/yid)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads