"Ada 4 hal yang menyebabkan reformasi tidak berhasil. Pertama, prinsip mandat. Masing-masing elite masih terkooptasi oleh kepentingan sendiri maupun parpol," kata Wiranto dalam acara diskusi bertemakan 'Pemilu 2009 Hasilkan Pemerintahan Untuk Rakyat' di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (7/5/2009).
Kegagalan reformasi juga disebabkan oleh keterwakilan politik dan pertanggungjawaban pemerintah yang tidak transparan. Karena itu jika nanti dipercaya, dia berjanji akan memperbaiki semuanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Umum Partai Hanura ini juga menyinggung penegakan hukum yang tebang pilih dalam pemerintahan saat ini. Seharusnya dengan komitmen penegakan hukum yang sangat tinggi, pemerintah bisa menghasilkan yang lebih besar dari yang ada sekarang.
"Kehendak untuk menegakkan hukum sangat luar biasa, tetapi dalam prakteknya tidak berjalan semestinya. Banyak yang melenceng," kritiknya.
Wiranto juga menyinggung masalah kepemimpinan yang tegas dan cepat dalam mengelola pemerintahan. Hal itu sangat penting untuk memberikan kepastian kepada rakyat bahwa Indonesia adalah negara yang tidak bisa dipermainkan.
"Kuncinya semua, para elite yang punya posisi, harus mempunyai leadership. Harus kuat dan tegas, kuat terkait dukungan parpol, kalau tegas berkaitan dengan karakter. Kalau dari sononya nggak tegas, ditegas-tegasinΒ ya nggak bisa. Harapan kita tinggal pemimpin yang terpilih nanti memiliki talenta yang pro rakyat," pungkasnya.
(yid/nrl)











































