Usai Bertemu di Grand Hyatt, Prabowo-Puan Makin Kuat

Usai Bertemu di Grand Hyatt, Prabowo-Puan Makin Kuat

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 09:24 WIB
Usai Bertemu di Grand Hyatt, Prabowo-Puan Makin Kuat
Jakarta - Banyak tamu ke rumah Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri memang bisa membuat isu-isu politik. Siapa capres-cawapres yang akan diusung PDIP masih membuat penasaran. Tapi, rencana menduetkan Prabowo-Puan masih sangat kuat.

Pertemuan Prabowo Puan bersama tim dari PDIP dan Partai Gerindra terus diintensifkan. Rabu (6/5/2009), detikcom memergoki Prabowo Subianto dan Puan Maharani menggelar pertemuan di Hotel Grand Hyatt, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat.

Prabowo, ketua Dewan Penasihat DPP Partai Gerindra, didampingi oleh Fungsionaris Gerindra Haryanto Taslam. Sedangkan Puan, Ketua DPP PDIP yang juga putri Megawati itu, didampingi Sekjen DPP PDIP Pramono Anung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka berempat dan didampingi beberapa politisi dari kedua parpol itu bertemu cukup lama di ruang business center di lantai 2 hotel itu. Mereka keluar dari ruangan itu sekitar pukul 15.30 WIB.

Tidak ada keterangan dari mereka. Yang jelas, di saat Prabowo dan Puan bertemu di hotel ini, pertemuan Megawati dengan sejumlah tamu penting tetap berlangsung di kediaman Mega, Jl. Teuku Umar, Jakarta Pusat.

Sumber detikcom mengatakan pertemuan Grand Hyatt ini untuk mematangkan rencana duet Prabowo-Puan untuk Pilpres 2009. "Hampir final,Β  tinggal memoles sedikit saja," ujar dia.

Kemungkinan duet Prabowo-Puan inilah yang akan diumumkan DPP PDIP hari ini setelah rapat pleno DPP PDIP, Kamis (7/5/2009). Salah satu deal untuk menduetkan pasangan ini adalah pihak Prabowo siap menyokong dana sepenuhnya dalam Pilpres nanti.

Meski begitu, masih ada kemungkinan PDIP akan menyorongkan pasangan capres-cawapres lainnya. Sebab, masih ada sebagian anggota DPP PDIP yang masih tidak ikhlas bila Megawati tidak diusung sebagai capres.

"Ini dinamika politik. Kita lihat nanti. Kalau tidak ada satu pihak yang mengalah, dalam arti kalau PDIP masih menginginkan Mega sebagai capres, sementara Gerindra inginkan Prabowo capres, malah tidak akan bisa ketemu," ujar dia.

(asy/gah)


Berita Terkait