Jika Tak Mau Jadi Cawapres, Prabowo Pasti Batal Ikut Pilpres

Jika Tak Mau Jadi Cawapres, Prabowo Pasti Batal Ikut Pilpres

- detikNews
Kamis, 07 Mei 2009 08:52 WIB
Jika Tak Mau Jadi Cawapres, Prabowo Pasti Batal Ikut Pilpres
Jakarta - Sikap Prabowo Subianto yang ngotot menghendaki kursi capres justru akan merugikan diri sendiri. Jika Prabowo tak mau menjadi cawapres, bisa dipastikan dia tidak bakal ikut dalam kontestasi pilpres.

"Gerindra kan cuma dapat 4,5 persen. Kalau nggak jadi cawapres Prabowo nggak bisa maju," ujar Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari saat dihubungi detikcom, Kamis (7/5/2009).

Seperti diketahui, syarat pengajuan pasangan capres/cawapres adalah 25 persen suara atau 20 persen kursi. Mengingat perolehan suara Gerindra yang tak lebih dari 5 persen, satu-satunya peluang Prabowo adalah dengan menjadi cawapres bagi Megawati.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau nggak mau dengan Mega nggak bisa," ucap Qodari.

Hampir semua parpol besar dan menengah telah menentukan sikap terkait koalisi, kecuali barangkali PAN dan PPP yang masih terbelah. Sementara partai-partai kecil yang tak lolos Parliamentary Threshold (PT) sebagian juga telah menentukan dukungan.

"Kalaupun bisa, jumlah suara yang tak lolos PT hanya sekitar 18 persen. Ditambah suara Gerindra 4,5 persen jadi 22,5 persen. Belum cukup," terang Qodari.

Karena itu, menurut Qodari, pilihan Prabowo tinggal dua. Jika dia hendak maju berkontestasi di pilpres, dia harus bersedia jadi cawapres Mega. Jika tidak bersedia, maka jangan harap dia bisa mengikuti pilpres.
(sho/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini