"Soal profesional atau tidak, yang namanya wapres harus profesional. Soal partai atau tidak itu kan soal perhitungan politik. Sebagai wapres yang akan dipilih, itu harus profesional. Bisa dari parpol maupun tidak. Jangan dikotomikan antara profesional dengan partai politik," kata Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.
Hal itu disampaikan dia usai membuka Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) PKB di Hotel Sahid, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun jumlah peserta koalisi terbatas, syukur-syukur 50 persen plus satu. Maka semua peserta koalisi diharapkan kelembagaan keterlibatan di dalamnya," lanjutnya.
Menurut keponakan Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahman Wahid ini, PKB juga telah menyampaikan tawaran beberapa kriteria cawapres. Kriteria tersebut yakni memiliki integritas normatif, kapasitas, profesionalitas, komitmen kebangsaan, dan nasionalisme yang tinggi.
"Soal profesional dan partai politik saya kira partisan atau nonpartisan itu sama. Maka kalau bisa memiliki kesiapan mental berpolitik," pungkasnya.
(irw/ndr)











































