Oposisi Bermimpi PD Didiskualifikasi dari Pemilu

Oposisi Bermimpi PD Didiskualifikasi dari Pemilu

- detikNews
Rabu, 06 Mei 2009 15:15 WIB
Oposisi Bermimpi PD Didiskualifikasi dari Pemilu
Jakarta - Fungsionaris PDIP sepertinya mulai lelah bersaing dengan PD. Impian memenangkan pemilu 2009 membuat PDIP berangan-angan PD didiskualifikasi pemilu 2009 karena persoalan DPT. Dengan demikian Megawati akan melenggang mulus ke kursi presiden.

"Siapa tahu MK mendiskualifikasi partai incumbent karena terbukti melakukan kecurangan begitu," tutur fungsionaris PDIP, Effendi Simbolon.

Hal ini disampaikan Effendi dalam dialog kenegaraan bertajuk "Membaca Peta Kekuatan Capres", di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (6/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Effendi kemudian menjelaskan permasalahan DPT yang mengemuka selama pemilu 2009. Masalah DPT, menurut Effendi, sudah menodai asas pemilu Luber Jurdil.

"Konsekuensinya ada kalau soal DPT kalau misalnya terbukti menyalahi melanggar aturan, bisa di "dok" MK begitu," tutur Effendi.

Effendi merasa kesal dengan dua teman PDIP yang sebelumnya berniat koalisi namun berbalik arah berkoalisi dengan PD. Effendi juga mengaku heran dengan pendeklarasian JK-Wiranto.

"Golden triangle sudah berkoalisi dengan incumbent," keluh Effendi.

"Pak JK dari awal baik-baik namun tahu-tahu JK-Wiranto deklarasi," imbuhnya.

Effendi pun sempat membeberkan penilaiannya tentang JK. Menurutnya JK menjadi lamban dan lebih lelah karena menjadi capres.

"Kelihatannya kok bagaimana, apakah menangis apakah kurang tidur, dan gerakan tubuhnya sekarang ini agak lentur," canda Effendi.

Effendi kemudian menjelaskan bahwa PDIP akan segera menentukan cawapres Mega. Satu-satunya parpol yang paling berpeluang, menurut Effendi, adalah Gerindra.

"PDIP besok ada rapat pleno di Lenteng Agung, diharapkan sudah memunculkan cawapresnya, dari jumlah kursi cuma ada gerindra yang tersisa," tutur Effendi.

"Mega-Prabowo kalau keduanya padu, dua kubu yang punya karakter berlainan dipadukan, akan kuat," lanjutnya.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads