"Kalau SBY sudah mengumumkan cawapresnya, kan nanti pasti ada yang kecewa, bisa kita garap nanti," kata Permadi kepada detikcom, Rabu (6/5/2009).
Menurut Permadi, selain alasan di atas, penundaan Rapimnas Gerindra yang akan memutuskan Prabowo sebagai capres juga disebabkan karena di internal partai itu masih belum satu suara. Masih ada beberapa masukan jika syarat mengusung capres tidak terpenuhi. Karena itulah, sambil konsolidasi dan lobi-lobi, Gerindra akan tetap menjalin komunikasi politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya kapan akan dilakukan Rapimnas, Permadi menjawab, sampai syarat pencapresan Prabowo terpenuhi. "Ya itu tergantung hasil komunikasi. Kita masih lobi-lobi terus," jawabnya.
Apakah tidak khawatir jika mengulur waktu terus, bisa tidak maju sebagai capres dan cawapres, Permadi menjawab,"nggak apa-apa (prabowo tidak maju). Prabowo itu pemimpin, bukan untuk mencari jabatan," pungkasnya.
(yid/iy)











































