Soeprapto: Tak Dukung Siapa-siapa

Diklaim Dukung Capres eks TNI

Soeprapto: Tak Dukung Siapa-siapa

- detikNews
Selasa, 05 Mei 2009 17:22 WIB
Jakarta - Dewan Harian Nasional (DHN) Angkatan 1945 membantah mendukung salah satu capres dan cawapres, khususnya yang berasal dari kalangan eks militer. Namun, mereka berharap agara siapa pun yang menjadi presiden tetap menjaga stabilitas dan kondisi yang dinamis.

"Soal calon-calon itu tergantung mereka masing-masing. Pesan saya, siapa pun
yang terpilih untuk memimpin negeri ini 2009-2014 bisa memenuhi harapan kita agar terwujudnya situasi yang stabil dan dinamis," kata Ketua Umum DHN Angkatan 45, Letjen (Purn) R Soeparto kepada detikcom usai pertemuan silaturahmi dengan generasi muda penerus nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 di ruang kerjanya di Gedung Djoeang'45, Jl Menteng Raya No 31, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/5/2009).

Soeprato menjelaskan, yang dimaksudkan stabil itu bukan melanggengkan pratek otoriter, tapi stabil untuk menjaga kebebasan antara eksekutif dan legislatif. "Jadi DHN tidak memilih atau mendukung siapa-siapa. Siapa pun yang jadi presiden atau wapres, ya harus bisa memenuhi 7 point yang menjadi harapan kami," tegas mantan Gubernur DKI era pertengahan tahun 1980-an itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuh point harapan DHN Angkatan 45 kepada para capres dan cawapres itu, yaitu tetap menjaga agar kehidupan beragama tidak rawan, kehidupan ideologis tidak retak, kehidupan sosial-politik tidak resah, kehidupan ekonomi tidak ganas.

"Yang dimaksud kehidupan ekonomi tidak ganas, yaitu yang kuat semakin kuat, yang kuat memakan yang lemah, dan yang lemah semakin lemah," jelasnya.

Selain itu, tetap menjaga kehidupan sosial-budaya yang tidak pudar pengaruh
budaya asing, menjaga kehidupan Hankamnas yang tidak lengah, serta menjaga kehidupan ekologi agar tidak gersang. "Ini semua harapan kita kepada semua capres yang ada. Rencananya harapan ini akan kita segera serahkan kepada mereka dalam waktu dekat," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Soeprapto juga menyayangkan sikap sebagian elit politik dan parpol dalam menghadapi pemilu ini. Semuanya tekesan jalan sendiri-sendiri demi kepentingan sesaat. "Semestinya semua harus bersatu, ya kalau kalah menerima yang menang dan menerima kekalahan, dan harus siap menang atau kalah, tidak lantas saling jegal," ucapnya.

Ketika ditanya tentang pesan moral generasi penerus nilai-nilai Pancasila dan UUD 45 yang dihadirinya. Soeprato menjawab, bahwa dirinya hanya diundang dan diminta memberikan pengarahan mengenai tema Pancasila dan konstitusi tersebut.

"Saya diundang dan terpaksa datang karena memang mereka meminta dan acaranya di gedung ini (Gedung Joeang 45). Saya hanya diminta memberikan pengarahan saja, jadi tidak ada isi yang dukung mendukung capres," jawabnya.

Seperti diketahui, sejumlah capres dan cawapres eks TNI saat ini akan bertarung di Pilpres 2009. Di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wiranto, Prabowo Subianto, M Yasin dan Tyasno Sudarto. Sebagian malah mengklaim sudah mendapat restu dari sejumlah organisasi purnawirawan TNI.

(zal/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads