"Jangan menyerang, kan kurang baik saling menyerang. Kita saling menghargailah karena kita kan masih berkoalisi," ujar Ketua Fraksi PD, Syarif Hasan, dalam jumpa pers di Presroom DPR, Senayan ,Jakarta, Selasa (5/5/2009).Selain Syarief, Hadir juga dalam acara jumpa pers ini Sekretaris FPD I Wayan Sugiana dan Bendahara FPD Albert Yaputra.Syarif mengaku, partainya, sudah terlalu lelah menjalin koalisi dengan Partai Golkar. Hubungan di parlemen yang kurang harmonis disebutnya sebagai penyebab utama kejengahan partainya. "Golkar paling sering mengajukan angket," imbuhnya.
Namun demikian, Syarif menambahkan, PD masih membuka pintu koalisi dengan Partai Golkar. Namun dengan syarat agar bisa lebih menghargai koalisi yang dibangun bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Syarif tidak terlalu memaksakan PD untuk berkoalisi dengan Golkar. Terlebih Golkar sudah resmi mendeklarasikan capres untuk Pilpres Juli mendatang. Menurutnya PD tetap akan kuat tanpa Golkar.
"Kami yakin dapat membentuk pemerintahan yang kuat dalam 5 tahun ke depan," kata Syarif. (van/nik)










































