Demikian disampaikan Sumarsih, ibunda Wawan, korban tewas kasus Semanggi I saat audiensi dengan DPP Partai Demokrat (PD) di kantor DPP PD, Jl Pemuda, Jakarta Timur, Senin (4/5/2009).
"Kami butuh capres dan cawapres yang betul-betul bisa menyelesaikan pelanggaran HAM," tegas Sumarsih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumiarsih, yang membacakan surat pernyataan, juga sempat menyebut dua nama capres/cawapres mantan militer yang terindikasi kuat terlibat tragedi dan penculikan aktivis 1998.
"Kami menaruh harap Partai Demokrat dalam upaya merebut kekuasaan pada politik elektoral ini dapat bekerjasama dengan partai politik yang memiliki komitmen penuh bagi upaya penghormatan, perlindungan dan pemenuhan HAM," pinta Sumiarsih.
Dalam kesempatan itu, Ketua DPP PD Ruhut Sitompul berjanji akan menampung suara-suara dari korban pelanggaran HAM.
"Kami tidak akan kerjasama dengan Hanura dan Gerindra," janji Ruhut.
(lrn/nik)











































