"Nggak bener itu. Itu bohong," tegas Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo usai mendengarkan curhat warga soal DPT di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Minggu (3/5/2009).
Menurut Hashim, jelas sekali ada skenario atau fitnah untuk menjatuhkan Prabowo. Ada skenario dari penguasa untuk mencegah Prabowo maju sebagai capres.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hashim melihat isu tersebut sengaja dihembuskan menjelang pilpres, untukย menghalangi langkah kakaknya melaju sebagai capres.
"Semua tahu satu-satunya orang yang bisa kalahkan SBY kan Prabowo. Maka banyak fitnah-fitnah itu. Masa 40 juta dollar untuk apa itu?" pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir(SB) pun telah membantah menerima uang terkait komunikasi politik kedua partai. Bantahan itu dikatakan SB dalam pidatonya di Rakernas PAN di Yogyakarta, Kamis (2/5/2009).
"Selama ini ketika membangun komunikasi politik dengan partai lain, saya tidak mengambil sepeser pun keuntungan pribadi. Demi Allah saya tidak menerima desas-desus US$ 2 juta," bantah SB saat itu.
(rdf/Rez)











































