Kelelahan Hingga Tak Sadarkan Diri,Ketua KPU Samarinda Masuk RS

Kelelahan Hingga Tak Sadarkan Diri,Ketua KPU Samarinda Masuk RS

- detikNews
Minggu, 03 Mei 2009 10:40 WIB
Kelelahan Hingga Tak Sadarkan Diri,Ketua KPU Samarinda Masuk RS
Samarinda - Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Samarinda Amir Amri dirawat intensif di RS Dirgahayu Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim). Amir masuk rumah sakit setelah jatuh sakit hingga sempat tidak sadarkan diri akibat kelelahan dalam menangani persoalan rekapitulasi 3 PPK di Samarinda,yang tidak kunjung selesai.

Amir dilarikan ke rumah sakit,Kamis (30/04/2009) malam lalu. Ditemui detikcom di rumah sakit,Amir mengakui persoalan ketiga PPK tersebut sangat menyita tenaga, waktu dan pikirannya. Belum lagi tanggungjawab KPU Samarinda secara kelembagaan, dikarenakan pemilu merupakan agenda nasional.

"Selesai pleno rekapitulasi Kamis sore, malam harinya saya tidak sadarkan diri di rumah karena kecapaian,'' kata Amir kepada detikcom di ruang perawatan Santo Yakobus Kamar A4,RS Dirgahayu Jl Gunung Merbabu, Minggu (03/05/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Amir, kelelahan fisik yang dialaminya, sesuai dengan diagnosa dokter yang menangani perawatannya sekaligus memintanya untuk benar-benar beristirahat total agar segera pulih.

"Saya sering pulang hingga dinihari untuk menyelesaikan persoalan-persoalan bersama 4 anggota KPU lainnya. Mau bagaimana lagi, molornya perhitungan suara tingkat DPRD Samarinda, menjadi beban saya," ujar Amir.

Disinggung mengenai persoalan di ketiga PPK tersebut, Amir menjelaskan, perhitungan di PPK Samarinda Utara berjalan sangat lamban dan di PPK Samarinda Ulu, harus dilakukan berulang kali lantaran banyak menuai protes dari saksi caleg dan parpol.

"Sedangkan di PPK Samarinda Seberang, rencananya akan dihitung ulang sesuai dengan rekomendasi Panwaslu yang menduga terjadi penggelembungan suara. Tapi jadwalnya belum bisa kita tentukan," terang Amir.

Penyelesaian rekapitulasi di PPK Samarinda Seberang, memang terkendala dugaan penggelembungan suara yang dilakukan oknum PPK Samarinda Seberang. Rekomendasi perhitungan ulang pun dikeluarkan Panwaslu, untuk menghindari persoalan hukum dikemudian hari. Ketika dihubungi detikcom,Ketua Panwaslu Kaltim Andi Rahmat membenarkan hal tersebut.

"Kita sudah keluarkan rekomendasi hitung ulang. Tinggal bagaimana KPU menindaklanjutinya," kata Andi.


(iy/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini