"Akan ada kompetisi menarik menuju kursi RI I dan II pada Pilpres mendatang.
Kita apresiasi keputusan Pak JK dan Pak Wiranto menjadi capres dan cawapres," kata Hidayat.
Hal ini disampaikan Hidayat usai acara penutupan pelatihan akhir Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, di Kantor Pusat PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa kata dunia kalau hanya ada 1 pasangan capres-cawapres. Tentu saja Pilpres tidak dapat dilaksanakan karena aturannya mengharusnya ada lebih dari 1 calon presiden," ujar Hidayat.
Cawapres SBY
Dalam kesempatan itu, Hidayat mengaku siap melaksanakan perintah partai jika dirinya dipasang menjadi cawapres SBY.
"Partai sudah menyerahkan amplop tertutup kepada Pak SBY yang berisi nama-nama cawapres PKS untuk SBY. Kita serahkan dan memberi kesempatan Pak SBY istikharah untuk memilih cawapresnya," kata Hidayat.
Dengan demikian, kata dia, semua keputusan tetap di tangan Pak SBY. "Semoga tidak fitnah dan politik saling menunggangi dan mewujudkan pemilu yang bersih, jurdil, luber dan bermartabat," papar dia.
(aan/nrl)










































