"Pasti ada keputusan soal dukungan koalisi dan capres-cawapres," kata sekretaris MPP DPP PAN Sabri Saiman kepada detikcom, Sabtu (2/5/2009).
Menurut pendiri PAN ini, Rakernas PAN kali ini sangat penting karena akan menentukan arah perjalanan partai matahari ditahun-tahun mendatang. Karena itu, rakernas diharapkan menjadi ajang untuk mendiskusikan berbagai hal untuk kebaikan PAN ke depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada rakernas dua kali, itu nggak benar. Melanggar AD/ART. Sekali saja cukup sudah," kata Sabri.
Sementara itu ketua DPW PAN DKI Jakarta Andi Anzhar menilai Rakernas kali iniΒ akan menjadi titik balik bagi masa depan PAN. Namun semua itu tergantung dari pengurus DPW, DPP dan MPP PAN dalam forum yang akan dibuka nati siang.
"Nanti kita kan bahas soal koalisi dan dukungan capres βcawapres. Apakah sampai menyebut nama, ya itu tergantung peserta sidang dari DPW , DPP dan MPP," papar Andi.
Terkait adanya isu Rakernas 2 kali, andi juga menolak keras hal itu dilakukan. Karena jika dipaksakan, akan mempermalukan PAN sebagai organisasi yang modern dan taat aturan.
"Kalau ada 2 kali, ngapain DPW seluruh Indonesia datang jauh-jauh ke Yogja. Balum tentu juga nanti datang kalau ada 2 kali, siapa yang menjamin,β paparnya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh ketua DPW PAN Nanggroe Aceh Darussalam Azwar Abu bakar. Menurutnya, momentum Rakernas ini kan memutuskan arah dukungan PAN dalam pilpres mendatang.
"Rapat nasional yang di Yogja ini rencananya membahas koalsi, syarat koalisi, pilpres dan melaporkan hasil capaian pemilu legislatif masing daerah," paparnya.
Saat ditanya mengenai isu Rakernas 2 kali, Azwar menolak keras. Karena langkah itu hanya akan mempermalukan PAN. "Gak ada itu, cukup sekali saja. Mau jadi apa partai kita, mau jadi partai ludruk," pungkasnya sambil tertawa.
(yid/djo)











































