"Saya tidak kesulitan dengan langkah dan tindakan beliau, juga menyangkut kebijakan-kebijakan beliau," kata Wiranto saat konferensi pers bersama JK di Posko Golkar Slipi 2, Jl Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2009).
Berdasarkan selera publik, lanjut Wiranto, dia bersama JK adalah pasangan Jawa-luar Jawa, militer-sipil, pengusaha dan birokrat. "Jadi apa lagi?" cetusnya.
"Istri saya juga dari Sulawesi, jadi saya sudah terbiasa bekerja sama dengna orang Sulawesi," imbuh Wiranto yang disambut gelak tawa hadirin, termasuk JK yang duduk di sebelahnya.
Tak cukup sampai di situ, keserasiannya dengan JK bahkan ditunjukkan dari baju yang dia kenakan.
"Warna baju saya hampir sama dengan warna Golkar, hanya lebih tua sedikit," kata Wiranto yang mengenakan kemeja lengan panjang kuning tua.
JK pun tampak berseri-seri menyimak Wiranto berbicara. JK pun segera menanggapi ketika mendapat giliran berbicara.
"Kalau istrinya Pak Wiranto orang Sulawesi, istri saya orang Sumatera, jadi kloplah sudah. Jadi Bhinneka Tunggal Ika," ujarnya.
Sebelumnya, Wiranto juga sempat memuji JK sebagai sipil yang cepat mengambil tindakan sebagaimana militer. Dia mencontohkan bagaimana JK dapat menyelesaikan perdamaian di Aceh, Poso, dan Ambon.
(irw/nrl)











































