Posko ini dibangun di sekretariat KPUD Bali, jalan Tjokorda Agung Tresna, Denpasar, KPUD kabupaten/kota se-Bali, dan TPS terdekat. Selain membuka posko, KPUD Bali juga mensosialisasikan berbagai cara yang bisa ditempuh masyarakat agar bisa tercatat dalam DPT.
Masyarakat yang tidak dapat memilih pada pileg 9 Juli 2009 lalu, selain mendaftarkan diri secara langsung ke KPUD,Β juga dapat mendaftarkan diri dengan mengirim pesan singkat atau sms ke no yang telah disediakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua KPUD Bali Ketut Lanang Sukawati Perbawa mengatakan posko ini bertujuan agar masyarakat yang belum terdaftar dapat segera dengan mudah mendaftarkan diri pada tanggal 1-10 Mei 2009 sehingga tidak ada pemilih yang tercecer.
"Kita juga meminta peran serta masyarakat dan partai politik mendorong maysrakat agar mengecek data dirinya ke petugas," kata Lanang.
KPUD Bali memprediksi pada pilpres 8 Juli 2009 nanti akan terjadi penambahan jumlah pemilih sekitar 200 ribu orang. Jumlah pemilih pada pileg sebanyak 1,6 juta akan bertambah menjadi 1,8 juta pemilih. Penambahan jumlah pemilih terdiri dari 100 ribu pemilih pemula serta 100 dari pemilih yang tidak terdaftar dalam
DPT pileg lalu.
Sementara itu, KPUD Kota Denpasar semakin gencar melakukan sosialisasi mengajak masyarakat yang belum tercatat dalam DPT segera mendaftarkan diri ke petugas agar bisa menggunakan hak pilihnya pada pilpres mendatang. Sosialisasi ini dilakukan dengan berkeliling Kota Denpasar menggunakan mobil dilengkapi pengeras
suara.
(gds/djo)











































