"Kalau mau tuntut, tuntut KPU, biar dia bernyanyi," tutur Wakil Ketua Fraksi PD, Sutan Bathoegana, dalam dialog di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (1/5/2009).
Sutan menegaskan, kekisruhan DPT di luar tanggungjawab pemerintah. Pemerintah, menurut Sutan, sudah bekerja maksimal memenuhi segala hal kebutuhan pemilu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SBY independen tidak urusan dengan KPU," imbuh Sutan.
Sutan malah menyalahkan DPR sebagai lembaga pembuat undang-undang. Menurutnya DPR terlalu lama menggodok Undang-Undang pemilu.
"Bagaimana pemilu bisa benar UU Pemilu digoreng-goreng. sekarang kaya gini, rasain sekarang," tutur Sutan dengan nada tinggi.
Sutan juga menjelaskan bahwa masalah DPT tidak sepantasnya dibesar-besarkan, karena ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia. Hal ini, menurut Sutan, sudah biasa terjadi di Indonesia.
"Jangan dibilang masalah DPT, belum ada DPT yang akurat selama ini," tutur Sutan.
"Janganlah berburuk sangka," pungkasnya.
(van/irw)











































