Hal itu diungkapkan Wakil Sekjen DPP Golkar Iskandar Mandji kepada detikcom, Jumat (1/5/2009). "Semalam hanya membahas masalah teknis dan tindak lanjut koalisi saja, tidak ada soal capres dan cawapres," kata Iskandar.
Orang dekat JK ini lalu menjelaskan, beberapa hal yang diputuskan dalam pertemuan semalam adalah menetapkan kantor DPP Partai Hanura sebagai tempat penandatanganan koalisi besar. Hal itu dimaksudkan untuk menjaga hubungan parpol yang tergabung agar tetap menghargai dan tidak ada perbedaan antara parpol kecil dan besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain soal teknis, pertemuan semalam juga menyepakati pembicaraan lanjutan tentang capres dan cawapres setelah penandatanganan koalisi besar nanti siang. Pembicaraan lanjutan itu termasuk menyangkut strategi koalisi jika Golkar dan PDIP benar-benar tidak bisa bersatu dan mengajukan capres dan cawapres sendiri.
"Kita juga membahas setelah deklarasi ini, apa. Kesepakatannya dalam satu dua hari ini, kita akan membicarakan teknis lanjutan koalisi parlemen dan bagaimana jika kita berkoalisi di satu capres atau dua capres," pungkasnya.
(yid/nrl)











































