Menanggapi hal itu, PDIP menyambut gembira dan sekaligus membuktikan hasil qiuck count yang dilansir berbagai lembaga survei tidak sesuai dengan hasil perhitungan internal yang dilakukan pihaknya.
"Hasil perhitungan kita memang berbeda dengan lembaga survei," kata Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan HAM Firman Jaya Daeli saat dihubungi detikcom, Kamis (30/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nantilah, ada saatnya kita sampaikan," elaknya.
Lebih lanjut, Firman meminta media juga tetap meng-up date hasil rekapitulasi suara nasional sementara oleh KPU.
"Ini penting. Agar siapa yang akan menang di pemilu legislatif (menurut hasil quick count) tidak teropinikan di masyarakat. Kita kan pegang hasil dari KPU," tegasnya.
Meski perolehan suara basis PDIP, Bali dan Jateng sudah masuk, lanjut Firman, pihaknya tetap menunggu hasil suara dari beberapa daerah seperti Jabar dan Jatim yang diyakini lumayan signifikan mendulang suara.
"Meski tidak seperti Bali dan Jateng,Β Jabar dan Jatim relatif bagus lah," pungkasnya.
(lrn/irw)











































