Keluarga Korban HAM Minta PDIP Tolak Wiranto & Prabowo untuk Cawapres

Keluarga Korban HAM Minta PDIP Tolak Wiranto & Prabowo untuk Cawapres

- detikNews
Kamis, 30 Apr 2009 15:46 WIB
Jakarta - Calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan bertanding di Pemilihan Presiden 2009 rupanya menjadi perhatian keluarga korban pelanggaran HAM. Mereka pun mengunjungi DPP PDIP untuk mengimbau agar PDIP menjauhi pasangan yang terkait dengan HAM di masa lalu.

Rombongan Jaringan Solidaritas Keluarga Korban Pelanggaran HAM itu ditemui oleh Sekjen DPP PDIP Pramono Anung. "Yang pasti pesan kita adalah yang menjadi cawapres PDIP adalah orang-orang yang tidak banyak melakukan kesalahan, yang menjunjung tinggi HAM," kata istri almarhum aktivis HAM Munir, Suciwati.

Hal itu disampaikan Suci usai bertemu Pramono Anung di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2009). Munir adalah aktivis HAM yang tewas diracun di dalam pesawat Garuda Indonesia saat terbang dari Indonesia ke Belanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu siapa calon-calon yang tidak direkomendasikan itu? "Bahwasannya Prabowo dan Wiranto memang mereka terkait dengan kasus-kasus HAM," lanjut Suci.

Sementara itu perwakilan Komisi Orang Hilang dan Korban Kekerasan (Kontras) Chaerul Anam mengatakan, selama ini PDIP dinilai menaruh perhatian yang besar pada agenda HAM. Hal itu terbukti dari posisi PDIP yang selalu mengambil kursi ketua dalam pansus maupun Komisi Hukum dan HAM di DPR.

"Sampai saat ini PDIP belum menentukan cawapres, itu artinya harapan bagi kami, di mana harapan bagi PDIP untuk berkomitmen kepada HAM," kata Anam.

Lalu bagaimana tanggapan Pramono? Pramono mengaku menerima masukan dari keluarga korban pelanggaran HAM itu. Namun dirinya tidak bisa berjanji tidak akan memilih orang-orang yang tidak direkomendasikan.

"Kadang pertimbangan politik berbeda tapi PDIP akan konsisten memperjuangkan HAM," katanya.

(ken/iy)


Berita Terkait