"Ya karena ditangkap di tempat Rapimnas lalu ada interpretasi macam-macam saya kira wajar kalau dianggap provokatif," ujar SDA usai melakukan pertemuan dengan Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (28/4/2009).
SDA mengatakan tidak mau terburu-buru memberi penilaian terhadap Emron yang menjabat ketua DPP PPP itu. Ia menyerahkan masalah Emron sepenuhnya kepada instansi hukum.
Namun, sambung SDA, dirinya sangat menyayangkan penangkapan Emron dilakukan di forum Rapimnas. Emron, kata SDA, sebelumnya sudah memberitahukan kepada dirinya akan memenuhi eksekusi Mahkamah Agung (MA) pada tanggal 27 April 2009 karena Rapimnas akan digelar pada 25-26 April.
"Jadi kalau Pak Emron minta Senin (27/4) masuk akal, permintaan Senin sudah disepakati tapi tiba-tiba Pak Emron ditangkap setelah Rapimnas," tukas SDA.
(Rez/djo)











































