PDIP Yakin Perusak Partai Bakal Terungkap

JK Tuduh Ada Perusak Parpol

PDIP Yakin Perusak Partai Bakal Terungkap

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2009 14:39 WIB
PDIP Yakin Perusak Partai Bakal Terungkap
Jakarta - Sinyalemen Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) yang mengatakan ada pihak tertentu merusak parpol diamini PDIP. Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait menduga perusakan parpol itu dilakukan secara sistematis oleh kelompok tertentu yang memiliki jaringan dan kekuatan yang memadai. Sayangnya Maruarar tidak menyebut siapa yang dimaksud.

"Tentunya, apa yang disampaikan Pak JK bukan suatu yang main-main. Dalam kapasitas beliau sebagai ketau umum partai besar dan wapres, statemen itu serius," kata Ketua DPP PDIP Maruarar Sirait kepada detikcom, Rabu (29/4/2009).

Menurut Ara, panggilan akrab Maruarar, meski saat ini belum terbongkar karena operasinya yang rapi dan tertutup, suatu saat pasti akan terongkar pula. Hal ini disebabkan, dalam dunia politik tidak ada komitmen abadi kecuali kepentingan yang abadi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya percaya pada waktunya akan terbuka juga. Semua akan terbuka, soal DPT akan terbuka dan soal yang lain akan terbuka. Karena sesuatu yang busuk pasti akan tercium juga. Kebenaran akan datang," paparnya.

Saat didesak pihak mana yang dimaksud sebagai kelompok sistematis yang merusak parpol dan seluruh proses pemilu yang fair dan jurdil, Maruarar menjawab diplomatis,"Itu bisa dibacalah. Siapa yang bisa bermain dengan berbagai pihak yang ada secara sistematis, dan hampir di beberapa partai."
Β 
"Kita pernah mengalami sejarah gelap yang tersimpan, tetapi seiring perubahan rezim, sejarah yang mengandung kebenaran itu kan terbuka dan terkuak juga. Posisi politik itu tidak langgeng. Apalagi operasi sistematis itu kan pasti tidak sendirian," paparnya.

Bagaimana dengan internal PDIP, apakah juga diganggu oleh kelompok sistematis itu, Maruarar menjawab,"Saya bersyukur di PDIP sangat kompak karena punya ideologi yang kuat dan pemimpin yang dihormati. Kalau ada kelompok atau kader yang berbeda dengan keputusan partai, saya yang akan menghadapi," pungkasnya.

(yid/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads