Hal itu dikatakan Presiden PKS Tifatul Sembiring menanggapi pemberitaan tentang Hatta Radjasa yang disebut-sebut sebagai calon kuat pendamping SBY. Jika memang SBY memilih Hatta, PKS akan meminta diberikan penjelasan langkah politik SBY tersebut.
"Ya kita akan mendengarkan beliau (SBY) bicara dengan kita mengenai alasan-alasan apa yang mendasari beliau melakukan langkah-langkah seperti itu (memilih Hatta). Kan ini masalah negara, untuk banyak orang, jadi jangan didasarkan atas ego semata," kata Tifatul usai pertemuan antara PKS dengan Demokrat di Hotel Sari Pan Pacific, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apakah PKS legowo jika SBY memilih Hatta? "Lho ini kan belum pasti. Koalisinya saja belum pasti. Jadi ya itu nanti kita dengar dulu penjelasan beliau (SBY)," jawab Tifatul.
Dalam kesempatan itu Tifatul juga sempat memperdengarkan pantun. Tampaknya selain bermain amplop PKS juga hobi berpantun. Berikut pantun Tifatul.
Bahan batik dijadikan dasi
Batik dibuat di kota Solo
Hati-hati berkoalisi
Kalau nggak jodoh bisa jomblo
Ketika ditanya apakah pantun tersebut bermaksud menyindir parpol tertentu, Tifatul hanya menjawab dengan tawa.
(sho/djo)











































