"Jangan biarkanΒ di era demokrasi telah menjadi pilihan perwujudan kedaulatan rakyat, tetapi masih tetap golput. Bukan karena bingung tak ada pilihan, tetapi golput ideologis," kata Ketua Umum GPS, Suratto, di Jakarta, Selasa (28/4/2009).
Suratto juga mengaku, pasca dideklarasikan pada 22 April lalu, GPS mendapatkan sambutan positif dari masyarakat. Sejumlah kelompok, bahkan langsung menyatakan kesiapannya untuk bergabung. Karena itu GPS akan melebarkan sayap ke daerah-daerah di seluruh Indonesia dan dalam waktu dekatmelakukan deklarasi nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Bidang Jaringan dan Wilayah GPS, Agus Muldya Natakusumah, menambahkan GPS tidak memandang politik hanya sekadar pertarungan menang-kalah apalagi dengan menghalalkan segala cara. GPS mengajak bagaimana berpolitik dengan santun.
"GPS bukan hanya gerakan untuk pemenangan SBY saja, tetapi sebuah gerakan yang santun, visioner dalam mewujudkan berbagai kebijakan untuk bangsa. Dan kita tidak anti kritik," ungkap Agus.
(djo/lh)











































