"Saat ini sudah telat bicara cawapres antara Golkar dan Demokrat. Rasanya timingnya sudah lewat. Yang paling tepat, sebaiknya fokus bicara koalisi pemerintahan dan parlemen," kata anggota Tim 9 Partai Demokrat, Hayono Isman.
Hal ini disampaikan dia di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2009).
Jadi sulit ya (bicara cawapres)? "Ya bagaimana, kemarin di depan sidang kabinet sudah disebarkan di media kalau akan maju sebagai capres dari partai masing-masing. Nantinya akan membingungkan masyarakat," sahut Hayono.
Dikatakan dia, cawapres SBY harus memenuhi kriteria yang telah ditentukan. "Kata SBY, semua punya kapasitas yang sama sebagai cawapres. Jadi tinggal bagaimana beliau melihat siapa yang paling memenuhi kriteria itu dan belum tentu yang terbaik," kata Hayono.
"Secara survei, HNW yang paling tinggi untuk disandingkan ke SBY. Tetapi, belum tentu juga karena SBY mementingkan chemistry-nya dan cawapres harus didukung partai koalisi," lanjut dia.
Menurut dia, 19 nama cawapres SBY bukan hanya dari kalangan parpol. Namun, ada juga yang berasal dari independen.
(aan/nrl)











































