Namun, jika proses komunikasi soal koalisi Golkar ini mengalami jalan buntu, sementara JK gagal diusung sebagai capres karena tidak memenuhi syarat yang ditetapkan UU, DPD I Golkar Jawa Barat berharap JK tidak lagi dicalonkan sebagai cawapres, karena bisa menurunkan wibawa partai.
"Apabila JK menjadi cawapres maka itu akan menurunkan kewibawaan partai, lagipula kita masih kantongi beberapa nama seperti Ical dan Agung Laksono," kata Uu kepada wartawan dalam jumpa pers di kantor DPD Golkar Jawa Barat di Jalan Maskumambang, Bandung, Selasa (28/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak menutup kemungkinan akan adanya koalisi kembali antara Golkar dan Demokrat. Tetapi langkah selanjutnya, entah akan berkoalisi dengan partai manapun, kita akan serahkan ke JK," terang Uu.
(ahy/yid)










































