"Kalau mereka (25 DPD I) sadar, mereka tahu itu salah," kata Wakil Sekjen Partai Golkar, Iskandar Manji, Selasa (28/4/2009).
Menurut Iskandar, pihaknya mencurigai ada pihak-pihak tertentu yang mendorong 25 DPD I itu untuk menyerahkan surat tersebut pada JK. Saat ini ada upaya terus menerus untuk memecah belah Golkar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Iskandar menegaskan, bukan berarti ada perpecahan di tubuh Golkar. Tindakan 25 DPD dinilai sebagai bentuk perbedaan pendapat. DPP Partai Golkar pun mengaku tidak akan mengeluarkan sanksi, hanya teguran jika diperlukan.
Β
"Tolong jangan salahkan JK terus. Beliau itu banyak juga jasanya," jelas Iskandar.
Iskandar juga menegaskan, seluruh kader Golkar harus taat pada Rapimnassus yang mengusung JK sebagai capres, bukan sebagai cawapres. Jika ingin mengubah hal ini perlu digelar Rapimnasus lagi, tidak cukup hanya dengan surat.
"Golkar konsisten saja. JK maju capres, itu keputusan rapimnassus," pungkasnya. (rdf/iy)











































