"Jangan Golkar yang dizalimi terus, kita sudah dizalimi, apa kita pernah menzalimi mereka. Malah kita membantu, meletakan kepentingan mereka," jelas Wakil Sekjen Partai Golkar, Iskandar Manji, Selasa (28/4/2009).
Namun Iskandar enggan menjelaskan siapa yang dimaksud dengan 'mereka' dalam pernyataannya ini. "Kita tidak boleh mencurigai, kita harus cari," tukasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada skenario khusus. Ini permainan politik. Sudah tidak sehat, sama dengan mematikan," jelasnya.
Menurut Iskandar selain penghancuran dari dalam, ada upaya-upaya juga untuk melemahkan Golkar dan partai lainnya melalui Pemilu dan jalur hukum.
"Sejak lama ada kasus DPT, laporan panwaslu dan ada yang ditangkap atas kesalahan lama yang kecil," katanya.
Sinyalemen memecah belah Golkar ini pertama kali dilontarkan JK pada Senin malam (27/4/2008). Menurutnya, ada upaya untuk memecah belah Partai Golkar di daerah. Mereka ditakut-takuti dan ditangkapi.
(rdf/nrl)











































