25 DPD Minta Golkar Balik ke PD Hanya Tindakan Pragmatis

25 DPD Minta Golkar Balik ke PD Hanya Tindakan Pragmatis

- detikNews
Selasa, 28 Apr 2009 09:00 WIB
25 DPD Minta Golkar Balik ke PD Hanya Tindakan Pragmatis
Jakarta - Sebanyak 25 ketua DPD Tingkat I Golkar mengirim surat pada Jusuf Kalla agar menganulir hasil Rapimnassus Golkar dan kembali rujuk dengan Partai Demokrat. Tindakan itu semata-mata didasari sikap pragmatis belaka.

"Orang-orang di politik itu memang pragmatis," ujar pengamat politik Andrinof Chaniago saat berbincang dengan detikcom, Selasa (28/4/2009). Dia menampik 25 ketua itu melakukan pembangkangan pada JK.

Andrinof menilai, pengurus Golkar di daerah melihat keputusan Rapimnassus yang memutuskan berpisah dengan Partai Demokrat (PD) dan mencapreskan JK bisa merugikan partai. Kader di daerah menginginkan Golkar tetap dalam barisan pemerintahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau Golkar tidak ikut dalam barisan berkuasa, hal itu akan sangat merugikan mereka," imbuhnya.
Β 
Pada Senin (27/4) malam, surat 25 ketua DPD yang mengikuti Rapimnassus Golkar diserahkan pada JK. Isinya adalah meminta Golkar kembali berkoalisi dengan PD dan menyiapkan 6 nama cawapres sebagai pendamping SBY. JK sendiri tetap berkutat pada hasil Rapimnassus yang mencapreskan dirinya.

Andrinof menyarankan JK berkompromi terhadap desakan ketua DPD I tersebut. JK diminta mundur dari pencapresan dan menyetujui pengajuan 6 nama cawapres Golkar pendamping SBY. "Sebaiknya kompromi JK mundur saja," katanya.

Apakah PD mau menerima Golkar kembali? Andrinof menilai kemungkinan itu masih ada meskipun Golkar terlanjur menyatakan berpisah dengan PD. Apalagi, lanjut Andrinof, PD membutuhkan koalisi yang kuat di parlemen.

"Masih mungkin peluangnya terbuka lewat berbagai pintu," tandasnya.
(Rez/nrl)


Berita Terkait