"Tentunya (kursi kabinet) itu akan menjadi bagian dari kontrak politik. Akan tetapi untuk sekarang terlalu dini untuk membicarakan itu," kata Wakil Ketua Fraksi PAN Dradjad Wibowo menjawab pertanyaan berapa kursi kabinet yang diincar PAN jika berkoalisi dengan PD.
Hal itu disampaikan dia kepada detikcom usai mengikuti rapat konsultasi PAN di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PAN, kata Dradjad, akan membicarakan dulu kesepakatan-kesepakatan prinsip koalisi itu dengan PD, "Baru setelah itu power sharing dibicarakan," kata anggota Komisi XI DPR ini menambahkan.
Platform politik yang akan diajukan PAN, diakui Dradjad, ada tiga poin. Pertama, perekonomian dikembalikan kepada UUD 1945. Kedua, penegakan hukum tidak tebang pilih. Ketiga, pembangunan infrastruktur ekonomi yang sekaligus mencegah kerusakan ekologi.
Sebelumnya, ketua MPP PAN Amien Rais mengatakan keputusan PAN untuk berkoalisi menunggu Rakernas. "Koalisi untuk tanggal 9 Mei (capres dan cawapres) kita akan mencapai keputusan yang utuh di Rakernas pada tanggal 2 Mei," katanya. (Rez/rdf)











































