PAN Belum Pikirkan Jatah Kursi di Kabinet

PAN Belum Pikirkan Jatah Kursi di Kabinet

- detikNews
Selasa, 28 Apr 2009 04:00 WIB
PAN Belum Pikirkan Jatah Kursi di Kabinet
Jakarta - Jika Partai Amanat Nasional (PAN) benar-benar berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD), PAN akan mendapat jatah kursi di kabinet. Namun PAN mengaku belum mau terbuka soal berapa kursi kabinet yang diincar.

"Tentunya (kursi kabinet) itu akan menjadi bagian dari kontrak politik. Akan tetapi untuk sekarang terlalu dini untuk membicarakan itu," kata Wakil Ketua Fraksi PAN Dradjad Wibowo menjawab pertanyaan berapa kursi kabinet yang diincar PAN jika berkoalisi dengan PD.

Hal itu disampaikan dia kepada detikcom usai mengikuti rapat konsultasi PAN di Rumah PAN, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dradjad mengatakan, persoalan power sharing di kabinet masih terlalu dini untuk dibicarakan. Yang terpenting bagi partainya saat ini bukanlah berapa banyak kursi di kabinet yang bisa diperoleh PAN, tetapi bagaimana menyelaraskan platform politik yang diusung PAN untuk bisa diterima oleh PD.

PAN, kata Dradjad, akan membicarakan dulu kesepakatan-kesepakatan prinsip koalisi itu dengan PD, "Baru setelah itu power sharing dibicarakan," kata anggota Komisi XI DPR ini menambahkan.

Platform politik yang akan diajukan PAN, diakui Dradjad, ada tiga poin. Pertama, perekonomian dikembalikan kepada UUD 1945. Kedua, penegakan hukum tidak tebang pilih. Ketiga, pembangunan infrastruktur ekonomi yang sekaligus mencegah kerusakan ekologi.

Sebelumnya, ketua MPP PAN Amien Rais mengatakan keputusan PAN untuk berkoalisi menunggu Rakernas. "Koalisi untuk tanggal 9 Mei (capres dan cawapres) kita akan mencapai keputusan yang utuh di Rakernas pada tanggal 2 Mei," katanya. (Rez/rdf)


Berita Terkait