Bawaslu Desak KPU Evaluasi Pengiriman Surat Suara

Bawaslu Desak KPU Evaluasi Pengiriman Surat Suara

- detikNews
Senin, 27 Apr 2009 16:50 WIB
Bawaslu Desak KPU Evaluasi Pengiriman Surat Suara
Jakarta - Pengiriman surat suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pemilu Legislatif lalu dianggap mengecewakan. Untuk itu, menghadapi Pilpres kali ini, KPU diminta melakukan evaluasi.

"Kami akan memberi masukan ke KPU untuk mengevaluasi droping box dan via pos karena banyak titik-titik kerawanan," kata anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Widianingsih di kantornya, Jl Thamrin, Jakarta, Senin (27/4/2009).

Menurut Wwidianingsih, banyak yang harus dikaji dari pengalaman Pemilu Legislatif lalu, misalnya ada sekitar 200 ribuan surat suara yang terkirim, namun yang kembali hanya 30 ribuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang tidak kembali, dan tidak tentu ujung rimbanya lebih banyak. Dan dari 30 ribu itu, diindikasikan hanya dari satu partai tertentu dan satu caleg tertentu," terangnya.

Bawaslu pun tidak mengetahui persis dalam proses pengiriman, celah mana yang mengalami kesalahan.

"Kita menduga salah di kantor posnya, atau di mana, agak sulit mengejarnya. Karena kita tidak tahu mengejar dari mana, tapi akan kita susuri," imbuhnya.

Apa mungkin pilpres tidak menggunakan droping box atau via pos? "Tetap ada, tapi bagaimana caranya meminimalisir kecurangan dan ketidakjelasan, karena kalau tidak ada itu bagaimana mencapai tempat yang jauh," tutupnya.

(ndr/iy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads