Menurut Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah, berdasarkan data Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Singapura, WNI yang terdapat dalam DPT di Singapura adalah 99.806.
Dari jumlah itu, 85 ribu di antaranya adalah TKW yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga (PRT). Sedangkan sisanya 11 ribuan adalah keluarga diplomat dan pelajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Anis belum bisa memastikan berapa perbandingan nama laki-laki dan perempuan dalam DPT itu. "Kita masih dalam proses menghitung," imbuhnya.
Anis menambahkan, kecurigaan ketidakberesan masalah DPT ini modus untuk menggelembungkan suara, seperti yang banyak terjadi di dalam negeri.
"Kita tidak mengetahui siapa yang sebenarnya bermain dalam penggelembungan suara. Ini akan menjadi suatu masalah yang besar. Karena mayoritas yang kita temui (TKW) banyak yang tidak terdaftar," jelasnya.
(nwk/iy)











































