"Hari ini Pak JK akan menemui lagi Ibu Mega di Teuku Umar," tutur Burhanuddin Napitupulu saat berbincang dengan detikcom melalui telepon, Senin (27/4/2009).
Menurut Burnap, demikian Ketua DPP Partai Golkar itu disapa, Golkar memang terus melakukan komunikasi intens dengan berbagai parpol terkait rencana pencapresan JK. Diharapkan dapat dicapai titik temu antara Golkar dengan beberapa partai koalisi untuk mengusung JK di pilpres Juli nanti.
"Kita memang harus intensif akhir-akhir ini, bangunan koalisi harus kuat menghadapi pilpres," tutur Burnap.
Burnap menghitung-hitung langkah koalisi yang harus segera dicapai Golkar. Paling tidak Gerindra, Hanura dan PDIP adalah target koalisi Golkar.
"Kalau Demokrat kan sudah bergabung dengan PKS dan PKB, sudah dapat 35%. Sekarang ini ada tiga kutub yang sedang bernegosiasi, Golkar-Hanura (19%), PDIP (14.5%), Gerindra-PAN (16%).
Burnap bahkan sudah mempersiapkan kemungkinan terburuk jika SBY yang memenangkan pilpres nanti.
"Kalau kalah, paling tidak ada koalisi di parlemen yang baik," tegasnya.
Minggu (26/4/2009) Golkar menggelar pertemuan mendadak di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly Murni, Slipi, Jakarta Barat. Dalam pertemuan ini, JK melaporkan hasil kerjanya setelah diberi mandat untuk menjalin koalisi.
(van/nrl)











































