"Mungkin saja terjadi pilpres dua kali putaran," ujar pengamat politik dari Indo Barometer, Muhammad Qodari kepada detikcom, Sabtu (25/4/2009).
Pertemuan antara kedua pemimpin partai tadi malam tersebut, menurut Qodari merupakan pertemuan awal. Menurutnya, memang sulit menentukan siapa capres/cawapres yang akan mereka usung jika keduanya berkoalisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika benar pelaksanaan pilpres akan berlangsung dua putaran, lanjut Qodari, kemungkinan besar kedua partai besar ini berkoalisi melawan SBY. Siapa yang perolehan suaranya lebih tinggi dialah yang akan maju sebagai capres.
Dia menambahkan, sangat mungkin Mega-JK sama-sama maju dalam Pilpres 2009 meskipun suara mereka saat ini belum bisa memenuhi persyaratan untuk mencalonkan capres/cawapres.
"PDIP jika berkoalisi dengan Gerindra dan Hanura sudah bisa mencapai syarat 20 persen kursi di DPR. Demikian juga Golkar jika berkoalisi dengan PAN, PPP atau dua-duanya," jelas dosen politik UI tersebut.
Kemungkinan PDIP-Golkar menang melawan SBY di putaran dua nanti? "Itu masih jauh. Tergantung strategi kampanye nanti," pungkasnya.
(anw/anw)










































