Acara doa bersama tersebut diikuti ratusan Jamaah Majelis Dzikir dan Majelis Taklim Al Anhar, di Jl Cipinang Melayu Raya, Jakarta Timur, Jumat (24/4/2009) malam.
Peserta doa bersama itu didominasi kaum wanita. Para jamaah melantunkan shalawat nabi dan sebagainya.
Selain memberikan dukungan kepada SBY-Akbar, para jamaah juga mendoakan keselamatan bangsa dan berharap pilpres berjalan damai
"Melalui doa bersama ini diharapkan SBY semakin mantap dalam memilih wakilnya dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan ke depan. Akbar Tandjung merupakan salah satu sosok tokoh nasional yang dapat mengisi posisi calon pendamping SBY tersebut,' ujar Anhar Nasution selaku pengurus Yayasan Sosial Al Anhar dalam pidato pembukaan acara doa bersama itu
Anhar menilai, Akbar Tandjung dipandang sebagai tokoh nasional yang terzolimi para koleganya. Meski demikian, Akbar tetap tawadlu.
"Akbar cocok untuk menjadi pendamping SBY. Selain itu kami lihat, Akbar bisa mewakili umat Islam," tegas Anhar disambut takbir para jamaat.
Anhar yang juga anggota Komisi I DPR itu menambahkan, dirinya tak bermaksud membawa pengajian ke dalam politik pragtis. Menurutnya, hal ini hanya hanya bentuk dukungan terhadap kebenaran atas sesuatu hal.
"Intinya, kita tetap meminta agar Allah dapat memberikan jalan bagi Presiden SBY menjadikan negeri ini lebih baik jika memang nanti kembali memimpin negeri ini," tutup Anhar.
(djo/anw)











































