Namun belum jelas siapa tokoh yang bakal mendampingi JK untuk bertarung dengan SBY nanti, tapi muncul wacana agar JK dipasangkan dengan tokoh dari militer, salah satunya mantan KSAD Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto.
"Jika ingin memenangkan Pilpres mendatang, JK ataupun Partai Golkar harus melirik cawapres dari kalangan mantan TNI," kata Ketua DPD Merti Nusantara DKI Jakarta Bramandaru kepada wartawan di Jakarta, Jumat (24/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya siapa tokoh TNI atau purnawirawan yang paling cocok mendampingi JK, Bramandaru dengan tegas menyebutkan tokoh yang layak itu adalah mantan KSAD Jenderal (Purn) Tyasno Sudarto.
"Tyasno memiliki kemampuan, kecakapan, bijak, merakyat dan jujur," jawabnya.
Alasan Tyasno cocok menjadi pendamping JK, sebab selama ini Tyasno sangat mengakar dan memahami kinerja TNI. Tidak hanya itu, sebagai mantan Kepala BAIS TNI, Tyasno diharapkan bisa menggalang kekuatan baik secara institusional maupun gerakan bawah tanahnya.
"Ia juga memiliki kemampuan untuk menggerakkan sistem yang ada di internal di Partai Golkar, yakni ABRI, Birokrasi dan Golkar," pungkasnya.
(zal/ndr)










































