"Pak Akbar kan sudah ada keputusan dari Rapimnassus. Jadi saya kira, beliau harus menghormati keputusan Rapimnassus," kata Ketua Tim 9 Partai Demokrat, Hayono Isman.
Hal ini disampaikan dia usai dialog bertajuk "Koalisi Golkar-Demokrat antara benci dan rindu" di Gedung Nusantara III, DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hayono, SBY sulit memilih kader Golkar menjadi cawapres.
"Saya pikir pernyataan beliau (SBY) tentang menghormati keputusan Rapimnassus Golkar menurut hemat saya membuat SBY sulit untuk memilih kader Partai Golkar menjadi cawapres," kata Hayono.
Hayono mengatakan, Partai Demokrat harus menghidari perpecahan di dalam kubu Golkar.
"Apalagi dinamika partai bisa terjadi. Dan kalau sampai salah dikelola, bisa mengakibatkan perpecahan. Ini yang tidak diinginkan kita semua, termasuk SBY terhadap Partai Golkar. Jadi saya kira sulit karena bisa menimbulkan perpecahan di dalam partai," papar dia.
(aan/iy)










































