Ketua DPD Tak Yakin Kualitas Anggota DPR Mendatang

Ketua DPD Tak Yakin Kualitas Anggota DPR Mendatang

- detikNews
Jumat, 24 Apr 2009 15:59 WIB
Ketua DPD Tak Yakin Kualitas Anggota DPR Mendatang
Bandung - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Ginandjar Kartasasmita mengaku ragu dengan kualitas anggota DPR yang bakal terpilih dalam Pemilu Legislatif 2009. Menurutnya, banyak tokoh besar dikalahkan oleh caleg dari selebritis seperti pelawak.

"Saya memang belum lihat dan nilai betul, tapi saya tidak yakin akan kualitas DPR lima tahun mendatang," kata Ginandjar kepada wartawan usai acara Talkshow Fisip Emas Agenda Indonesia 5 Tahun Mendatang di gedung Fisip Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Jumat (24/4/2009).

"Masa tokoh-tokoh besar bisa dikalahkan lawak. Kalau seperti Oneng tidak apa-apa, dia jelas S2 UI. Tapi ada juga yang cuma guyonan masyarakat jadi bisa memimpin bangsa ini," tambah Ginandjar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut Ginandjar berharap agar pemilu yang akan datang bisa lebih terbuka dan transparan untuk mencari orang yang terbaik. "Saat ini orang yang tidak dengan partai atau calon independen jadi tidak dipertimbangkan, padahal banyak orang yang berkualitas," kata Ginandjar.

Menurut dia, bisa saja nanti ada aturan seseorang bisa menjadi caleg dengan syarat ia memiliki ratusan ribu tandatangan. "Calon tersebut bisa saja lebih baik daripada orang yang punya uang lalu mendirikan partai dan berkampanye," ujar Ginandjar.

Ginandjar juga menyarankan sebaiknya untuk satu daerah, partai hanya mencalonkan satu wakilnya. "Kalau mencalonkan 2 sampai 3 itu malah saling membunuh, akibatnya orang seperti Ferry Mursyidan jadi tidak terpilih," kata dia.

Menurut Ginandjar, pendidikan politik di Indoenesia juga harus lebih baik, salah satunya dengan bantuan pers. "Di Amerika bisa maju presiden kulit hitam dan hampir saja ada presiden perempuan. Hal itu tidak mungkin terjadi tanpa pendidikan politik yang baik dan objektif. Di kita Megawati jadi presiden karena dia anak Soekarno saja," kata Ginandjar. (ern/sho)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads