Sultan Capres yang Tepat untuk Koalisi Golkar-PDIP

Sultan Capres yang Tepat untuk Koalisi Golkar-PDIP

- detikNews
Jumat, 24 Apr 2009 14:17 WIB
Sultan Capres yang Tepat untuk Koalisi Golkar-PDIP
Jakarta - Sri Sultan Hamengku Buwono X dinilai cocok menjadi capres apabila Golkar berkoalisi dengan PDIP. Jika Sultan maju, sangat mungkin Ketum PDIP dan Golkar rela mengamanahkan kursi capres kepadanya.

"Apabila Golkar dan PDIP berkoalisi, Sultan bisa menjadi capres mereka, karena Sultan berada di tengah Golkar-PDIP sebagai salah satu dari 7 capres Golkar yang juga diajukan PDIP," tutur Pengamat Politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Bachtiar Effendi.

Hal itu disampaikan Bachtiar seusai Dialog Interaktif di Gedung DPD, Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bachtiar, apabila koalisi Golkar-PDIP terbentuk, maka Megawati dan Jusuf Kalla (JK) akan memilih mundur dari capres untuk mencari capres yang menjadi titik temu kedua partai.

"Memang yang kita lihat sulit. Tapi kalau ini terjadi, baik JK maupun Mega bisa saja dua-duanya tidak menjadi capres dan memilih menjadi king maker yang menentukan calon mereka," tutur Bachtiar.

Koalisi Golkar-PDIP, lanjut Bachtiar, akan menjadi koalisi yang kuat dan menjadi lawan tangguh untuk SBY di pilpres Juli mendatang. "Golkar-PDIP bergabung, kita akan menyaksikan pertandingan politik yang lumayan," imbuh Bachtiar.

Meskipun demikian, menurut Bachtiar, SBY tetap memiliki kans yang besar untuk memenangkan pilpres.

"SBY tetap punya peluang, tapi kekuatannya bisa berimbang, bergantung kegiatan Golkar-PDIP. Bukan mustahil jika mereka bisa meraih dukungan kelompok masyarakat, bisa saja Golkar-PDIP menang pilpres," terang Bachtiar.
(van/sho)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads