"Mungkin ada aspek kegagalan dan keberhasilan, tergantung Anda melihat. Kalau tidak memenuhi harapan publik, artinya tidak sampai 60-70 persen, kami minta maaf," ujar anggota KPU Abdul Aziz dalam konferensi pers di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2009).
KPU, lanjut Aziz, akan menampilkan secara terpisah bentuk tampilan perolehan rekapitulasi manual yang berada di kabupaten/kota. "Semua hasil rekapitulasi kabupaten/kota itu akan ditayangkan dengan cara link dengan tim tabulasi yang ada, mungkin setahap demi tahap," tuturnya.
Sementara itu, anggota tim teknologi informasi KPU Gembong Wibawanto mengatakan, ada banyak data gambar formulir C1-IT yang tidak memenuhi syarat kelengkapan validasi sehingga harus dikembalikan lagi ke kabupaten/kota untuk dilakukan konfirmasi. Hal inilah yang memperlama proses tabulasi.
"Akhirnya harus dibalikkan lagi KPU kabupaten/kota, setelah diperbaiki, harus dikirim balik lagi ke KPU," terangnya.
(fiq/sho)











































