"Kita bersyukur pada parpol yang berbasis Islam masuk dalam
sepuluh besar. Kita harap yang masuk dalam 10 besar ini bisa bergabung berkoalisi strategis, dimana bisa menyikapi persoalan strategis dan juga bisa bertanggung jawab moril untuk bisa bersama-sama," ujar Din Syamsuddin di rumahnya Kompleks Pejaten Elok, Jl. Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2009)
Menurut Din, gagasan koalisi ini bukan pikiran yang sekteranistik. Bahkan suara parpol Islam sangat signifikan jika bergabung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya apakah pertemuan ini akan mengarah pada pencalonan capres dan cawapres, Din membantahnya. Menurut Din, dirinya hanya sebagai motivator.
"Terserah mereka yang akan menentukan siapa capres dan cawapresnya," jawabnya.
Selain itu, Din juga menolak wacana tentang boikot hasil pemilu legislatif lalu. Din beranggapan bahwa alasan ekonomi dan juga ongkos sosial politik yang mahal menjadi pertimbangan utamanya.
"Kesalahan, kecurangan kita minta untuk diperbaiki," katanya.
(fiq/mad)










































