"Sekitar jam 11.00 WIB, Seskab menelepon sekretaris saya. Mengatakan bahwa kalau Pak Presiden mengizinkan saya untuk tidak hadir sidang kabinet untuk menyiapkan rapimnas. Sebenarnya saya tidak minta. Karena pernyataan sikap itu, maka saya pikir saya tidak perlu hadir, jadi tidak berarti saya tidak hadir," kata JK.
JK menyampaikan hal ini usai rapat tertutup dengan elit Golkar di Rumah Dinas Wapres, Jl Diponegoro, Menteng, Rabu (22/4/2009).
Menurut JK, dirinya tidak bermaksud absen dalam sidang kabinet di istana negara tersebut. "Saya tidak bermaksud begitu (tidak hadir). Karena kalau ada acara sibuk, presiden tidak apa-apa. Saya tidak beramsumsi itu (Sibuk), hanya karena sudah ditelepon sebelumnya, ya sudah," papar JK.
Berarti bapak mangkir, tanya wartawan, JK menjawab,"Sebelum mangkir saya sudah dapat izin mangkir," kata JK sambil tertawa.
(yid/gah)











































