Demikian analisa pengamat politik dari Universitas Paramadina, Bima Arya, usai diskusi di Rumah Makan Ny Suharti, Jalan Kapten Tendean, Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (22/4/2009).
Bima menilai jika SBY bersanding dengan Hidayat dinilai bak membesarkan anak macan. "Jika SBY tetap mengambil HNW sebagai cawapres sama saja membesarkan anak macan," kata Bima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SBY melihat HNW ancaman untuk 2014 jika disandingkan sebagai cawapres," ujarnya.
Bima mengatakan, SBY mengedepankan faktor chemistry dalam meminang cawapres.
"Ini hal yang paling penting. Dukungan parlemen menjadi nomor dua. SBY hanya lihat orang yang loyal kepadanya," kata Bima.
Bagaimana dengan Hatta Rajasa? "Kemungkinan dia akan menggandeng Hatta Rajasa. Kalau Soetrisno Bachir terlalu banyak manuver. Ini tidak disukai oleh SBY. Bahkan, SBY bisa menganggap Hatta sebagai teknokrat," papar Bima.
(aan/iy)











































