"Kalau ada perppu, KPU akan lebih gampang," ujar Ketua KPU Abdul Hafiz Anshary di Kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2009).
Meski tanpa perppu, Hafiz mengaku KPU telah menyiapkan antisipasi jika memang terjadi capres tunggal. Namun dia belum bisa mempublikasikan skenario yang disiapkan KPU tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekhawatiran adanya capres tunggal ini muncul setelah kelompok Teuku Umar berencana memboikot pilpres. Kelompok ini terdiri dari para tokoh partai seperti Gus Dur, Megawati Soekarnoputri, Prabowo, Wiranto, dan lain-lain.
(sho/nrl)











































