PPP: Jangan Delegitimasi Hasil Pemilu

Boikot Pemilu Geng Teuku Umar

PPP: Jangan Delegitimasi Hasil Pemilu

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2009 13:22 WIB
PPP: Jangan Delegitimasi Hasil Pemilu
Jakarta - Adanya ancaman boikot hasil Pemilu 2009 yang dilakukan geng Teuku Umar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyatakan tidak akan bergabung. PPP meminta semuanya melakukan kompetisi secara sehat dan jangan mendelegitimasi hasil pemilu.

"Semua pihak seharusnya jangan seperti itu. Mari kita berkompetisi dengan sehat. PPP saja yang suaranya turun mengevaluasi dan menyadari adanya kelemahan-kelemahan yang memang terjadi," kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPP PPP, Bachtiar Chamsyah, yang juga Menteri Sosial itu usai Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-82 di Departemen Sosial, Jl Salemba Raya, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2009).

Bachtiar mengimbau kepada semua pihak untuk menghormati hasil yang diperoleh dalam Pemilu 2009. Bila memang ada hal-hal yang dianggap melanggar hukum, tentunya ada institusi yang berwenang yang akan melakukan tindakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tindaklah yang melanggar hukum, kan ada Kepolisian dan Kejaksaan sesuai UU, itu saja yang ditegakkan. Jangan malah mendelegitimasi hasil pemilu," jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya kemana PPP akan dibawa untuk berkoalisi dengan parpol lain, khususnya dalam mendukung capres dalam Pilpres mendatang, Bachtiar mengaku bahwa hal itu akan dibawa dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PPP pada tanggal 24 April mendatang. Dalam Rapimnas itu juga agenda yang akan dibahas adalah soal evaluasi menurunnya perolehan suara PPP.

"Ada beberapa opsi yang berkembang, bergabung dengan PD dan SBY, dan ada yang di luar itu. Ada yang ingin dengan Mega, Prabowo, ya, silakan saja. Tapi nanti semuanya akan patuh pada hasil Rapimnas," tegasnya.

(zal/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads