"Itu biasa saja. Ini kan proses politik. Dulu sudah mengatakan cerai (deklarasi capres JK) terus mendekat lagi, terus sekarang cerai lagi. Biasa itu," kata Mubarok kepada detikcom, Rabu (22/4/2009).
Dengan statemen DPP ini, lanjut Mubarok,Β belum bisa diputuskan koalisi dengan Gokar telah tertutup. Karena untuk memutuskan final masalah koalisi baru akan dibahas di Rapimnassus 23 April besok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya bagaimana dengan kans Akbar Tandjung yang diberitakan menguat akan mendampingi SBY, sementara DPP Golkar telah deklarasi cerai, Mubarok menjawab santai,"Itu tidak otomatis. Tenang saja, proses politik masih berjalan."
(yid/nrl)










































