Komunikasi Intensif Sepekan Berujung pada Perceraian

Golkar-PD Cerai

Komunikasi Intensif Sepekan Berujung pada Perceraian

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2009 12:48 WIB
Komunikasi Intensif Sepekan Berujung pada Perceraian
Jakarta - Partai Demokrat dan Partai Golongan Karya (Golkar) akhirnya bercerai setelah Golkar mengumumkan tidak ada kesepakatan dengan PD. Padahal komunikasi intensif sudah dijalan selama satu pekan sebelumnya.

"Perundingan selama seminggu yang dijalin secara intensif ternyata tidak mencapai titik temu," ujar Ketua DPP Burhanuddin Napitupulu (Burnap) dalam jumpa pers di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (22/4/2009).

Untuk berkomunikasi dengan PD ini, Golkar membentuk 'Tim Tiga' yang terdiri dari Ketua DPP Andi Mattalatta, Ketua DPP Muladi, dan Sekjen Golkar Soemarsono. Menurut Wakil Bendahara Umum (Wabendum) Golkar Poempida Hidayatullah, pertemuan yang dilakukan setiap hari selama sepekan itu selalu mengambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau hasil pertemuan selalu mengambang tidak ada gunanya. Akhirnya kita tidak mencapai kata mufakat," ujar Poempida di tempat yang sama.

Menurut menantu Menteri Perindustrian Fahmi Idris itu, dalam sebuah perundingan hari pertama setidaknya sudah harus ada kejelasan, lalu dilanjutkan ke hari berikutnya.

"Namun negosiasi kedua tim selalu mengambang, akhirnya tidak mufakat," ulangya.

Pertemuan terakhir disebut-sebut digelar di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa 21 April malam. PD meminta agar Golkar mengajukan tiga nama cawapres. Namun Golkar ngotot hanya mengajukan Jusuf Kalla (JK) sebagai cawapres SBY. Pertemuan hingga malam hari ini deadlock.

Pada malam harinya, delegasi Golkar melaporkan ke rumah JK. Setelah itu delegasi melanjutkan pertemuan sebuah hotel di Jl Sudirman.

Dengan batalnya koalisi Golkar-PD, capres dan cawapres Golkar akan ditentukan dalam Rapimnasus 23 April 2009 besok di Hotel Borobudur, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

(nwk/nrl)


Berita Terkait