Akbar: Hasil Rapat DPP Bukan Keputusan Final

Golkar-Demokrat Cerai

Akbar: Hasil Rapat DPP Bukan Keputusan Final

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2009 12:42 WIB
Akbar: Hasil Rapat DPP Bukan Keputusan Final
Jakarta - Keputusan rapat DPP Partai Golkar yang memutuskan cerai dengan Partai Demokrat dinilai belum final. Sebab keputusan tersebut masih harus disetujui oleh instansi tertinggi, yakni Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Hal tersebut ditegaskan mantan Ketua Umum Partai Golkar, Akbar Tandjung, saat berbincang-bincang dengan detikcom melalui telepon, Rabu (22/4/2009).

"Kalau soal kebijakan partai, ya tentunya harus diputuskan dalam Rapimnas atau Rapimnassus. Sebab Rapimnas merupakan instansi tertinggi dalam partai," ujar Akbar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Akbar, boleh saja DPP mempunyai arah kebijakan tertentu. Namun untuk menjadi sebuah keputusan bagi seluruh kepentingan partai, tetap harus melalui Rapimnas.

"Jadi ini menurut saya ini belum menjadi keputusan yang final. DPP harus menunggu pelaksanaan Rapimnas," ungkap Akbar.

Mantan Ketua DPR ini menambahkam, di Rapimnas semua persoalan harus dijelaskan. Termasuk apa saja yang disepakati atau tidak disepakati dalam rapat DPP Partai Golkar tersebut.

"Jelaskan semuanya, biar nanti Rapimnas yang merupakan instansi tertinggi partai yang menentukan. Jadi keputusan tersebut mungkin saja berubah," tanda Akbar.

Sebelumnya diberitakan, rapat DPP Partai Golkar merekomendasikan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla (JK), untuk membuka komunikasi politik dengan parpol lain terkait koalisi Pilpres 2009. Sebab negosiasi Golkar dan PD menemui jalan buntu.

"Setelah melakukan komunikasi yang intensif denganย  Partai Demokrat, ternyata kita tidak menemukan titik temu. Partai Golkar dan Partai Demokrat tidak mencapai mufakat," ujar Sekjen Partai Golkar Soemarsono usai rapat di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.

Golkar akan mengadakan rapimnassus pada Kamis 25 April di Hotel Borobudur.

(djo/nrl)


Berita Terkait